Berita Hirono 22 September 2013

Hari Minggu tanggal 22 September 2013 di Kemiri I (satu) Salatiga dirumah senior Bapak Yus diadakan pertemuan semua Mahasiswa Maluku Utara yang tergabung dalam Kemamora (Kerukunan Masyarakat Moloku Kie raha) bertemu dan mendiskusikan problem polemik GMIH dan dalam pertemuan itu dihadiri oleh senior-senior Kemamora di antaranya, bapak Jhon Lahade, Toni Baura, Willy Kuat, dan semua anggota Kemamora. Dalam perbincangan itu, bernuansa kekeluargaan yang dimoderatori oleh saudara Melky Molle yang mendampingi bapak Jhon L. Mengungkap problem GMIH dari sorotan sejarah dan realita bergereja orang halmahera.

Menurut bapak Jhon L. Para pemimpin seharusnya sadar akan keberadaan gereja GMIH sebagai wadah dan aset daerah yang harus dijaga, sebagai pangkal berkat bagi orang-orang halmahera yang turut melahirkan para pemimpin Maluku Utara. Dimana GMIH sudah memberi sumbangsih terhadap daerah dalam membanggun pradaban manusia Maluku utara dengan adanya sekolah-sekolah GMIH yang banyak menciptakan generasi-generasi yang berkualitas demi Maluku Utara yang ada dan sedang berkembang.

Harapan beliau, semua mahasiswa harus turut mendoakan GMIH dalam dualisme kepemimpinannya supaya mereka-mereka yang berpolemik ini dapat sadar, dan dapat mengembalikan GMIH yang utuh seperti yang diharapkan oleh umat Tuhan di Halmahera.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s