Diskusi 6 – Robert Mendome

PROSES MANAJEMEN YANG BAIK DALAM MENINGKATKAN KESUKSESAN USAHA ECERAN (MIKROEKONOMI)

I. Pendahuluan.
Perkembangan perekonomian dan kesejahteraan hidup sosial yang kian mewarnai akan kehidupan masyarakat Negara Republik Indonesia saat ini semakin maju. Peningkatan perekonomian merupakan salah satu bagian dari tujuan program pemerintah untuk kesejahteraan hidup masyrakat dan lebih jelasnya seperti yang diuraikan dalam UUD Tahun 1945, Pasal 33 ayat 1,2,3 dan 4. yang menjelaskan sebagai berikut:
 Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
 Cabang – cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
 Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar – besar kemakmuran rakyat.
 Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Dalam dunia bisnis yang paling diutamakan adalah pencapaian tujuan atau keuntungan. Sehingga setiap proses penyelenggaraan atau dalam menjalankan usaha sangatlah dibutuhkan manajemen yang baik agar apa yang telah menjadi tujuan benar-benar dapat tercapai sesuai dengan program yang telah ditentukan sebelumnya. Akan tetapi terkadang seseorang membuat usaha hanya berdasarkan hobi, status, ingin dipandang, dan kecemburuan sosial, dengan tidak melakukan atau melibatkan proses manajemen yang baik. Sehingga tidak di herankan apabila sering ditemukan atau terjadi kebangkrutan bagi para pengusaha maupun pebisnis, baik itu mulai dari golongan pengusaha besar bahkan sampai pada usaha eceran (Mikro ekonomi ).

II. Konsep Dasar
Lahirnya konsep manajemen ditengah gejolak hidup manusia sebagai konsekuensi akibat tidak seimbangnya pengembangan teknis dengan kemampuan sosial.
Istilah manajemen telah diartikan oleh berbagai pihak dengan prespektif yang berbeda, misalnya pengelolaan, pembinaan, pengurusan, ketatalaksanaan, kepemimpinan, pemimpin, ketatapengurusan, administrasi dan sebagainya.
Menurut John D. Millett, dalam Siswanto (1987: 1) mendefenisikan manajemen sebagaisuatu proses pengarahan, dan pemberian fasilitas kerja kepada orang yang di organisasikan dalam kelompok formal untuk mencapai tujuan.
1. Proses pengarahan (process of directing), yaitu suatu rangkaian kegiatan untuk memberikan petunjuk atau instruksi dari seorang atasan kepada bawahan atau kepada orang yang diorganisasika ndalam kelompok formal dan untuk pencapaian tujuan.
2. Proses pemberian fasilitas kerja (process of facilitating), yaitu rangkaian kegiatan untuk memberikan sarana dan prasarana serta jasa yang memudahkan pelaksanaan pekerjaan dari seorang atasan kepada bawahan atau kepada orang yang terorganisasi dalam kelompok formal untuk mencapai suatu tujuan.
Menurut Jame A.F. Stoner dan Charles Wankel dalam Siswanto (1986: 2), mendefenisikan manajemen sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya anggota organisasi dan penggunaan seluruh sumber daya organisasi lainya demi tercapainya tujuan.
1. Perencanaan, yaitu menetapkan tujuan dan tindakan yang akan dilakukan;
2. Pengorganisasian, yaitu mengkooordinasikan sumberdaya manusia serta sumber daya lainnya yang dibutuhkan;
3. Kepemimpinan, yaitu mengupayakan agar bawahan bekerja sebaik mungkin;
4. Pengendalian, yaitu memastikan apakah tujuan tercapai atau tidak, dan jika tidak tercapai dilakukan perbaikan.
Menurut H.B. Siswanto (2010: 3) mendefenisikan manajemen sebagai suatu seni dan manajemen sebagai ilmu.
a. Manajemen sebagai suatu seni, yaitu sebagai suatu keahlian, kemahiran, kemampuan, dan keterampilan dalam aplikasi ilmu pengetahuan untuk mencapai tujuan.
b. Manajemen sebagai suatu ilmu, yaitu akumulasi pengetahuan yang telah disistematisasikan dan diorganisasikan untuk mencapai kebenaran umum.

III. Pembahasan
Dalam gerak organisasi, manajemen mempunyai peranan yang penting. Bila dilihat dari segi aliran fungsi dalam organisasi, manajemen berperan setelah ditetapkannya kesepakatan oleh dua orang atau lebih untuk bekerja sama dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu, kemudian dibentuklah wadah kesepakatan tersebut dalam bentuk kerja sama (organisasi). Agar dapat bekerja efektif dan efisien maka dibuatlah cara-cara kerja organisasi tersebut yang disebut dengan manajemen.
Dengan demikian, manajemen melibatkan berbagai elemen organisasi baik internal, eksternal, sarana, prasarana, alat, barang, maupun fungsi dan kedudukan (jabatan) dalam organisasi yang diatur sedemikian rupa dalam mencapai tujuan organisasi.

3.1 Proses Manajemen Yang Baik Dalam Mecapai Kesuksesan
a. Perencanaan, yaitu bagaimana kita membuat atau merencanakan proses dan rangkaian kegiatan untuk menetapkan tujuan terlebih dahulu pada suatu jangka waktu atau periode tertentu serta tahapan atau langkah-langkah yang harus di tempuh untukmencapai tujuan tersebut.
b. Pengorganisasian, yaitu menentukan rangkaian kegiatan dalam pembagian kerja yang direncanakan untuk diselesaikan baik secara pribadi atau anggota kelompok, penentuan hubungan pekerjaan yang baik di antara mereka, serta pemberian lingkungan dan fasilitas pekerjaan yang sesuai dengan yg dibutuhkan.
c. Pengarahan,yaitu untuk memberikan petunjuk atau instruksi dari seorang atasan kepada bawahan atau kepada orang yang diorganisasikan dalam kelompok formal dan untuk mencapai tujuan bersama.
d. Pemotivasian, yaitu suatu proses dan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh seorang atasan dalam memberikan inspirasi, semangat, dan kegairahan kerja serta dorongan kepada bawahan untuk dapat melakukan suatu kegiatan yang semestinya dilakukan.
e. Pengendalian atau Pengawasan, yaitu suatu proses dan rangkaian kegiatan untuk mengusahakan agar suatu pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

3.2 Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha.
a. Managemennya
b. SDM
c. Wilayah
d. Lingkungan
e. Adat dan budaya
f. keimanan
g. Alam

IV. Kesimpulan
Dari penjelasan dan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah suatu kegiatan yang sangat penting dalam lingkup individu maupun organisasi, untuk pencapaian suatu tujuan atau kesuksesan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s